ApkDownload

Kaamatan & Gawai Festival APK

Versi Terbaru 4.0 untuk Windows
Diupdate 31 May 2021

Informasi Aplikasi

Versi 4.0 (#4000006)

Diupdate 31 May 2021

Ukuran APK 23.6 MB

Perlu Android versi Android 5.0+ (Lollipop)

Ditawarkan Oleh Abqarie Studio

Kategori Aplikasi Gaya Hidup Gratis

Aplikasi id com.abqarie.kaamatan.gawai

Catatan penulis Kartu Festival Kaamatan & Hari Gawai

Gambar Screenshot

Klik pada gambar untuk melihat ukuran penuh

Deskripsi

Dari Tahun Baru Imlek hingga Hari Raya, kami orang Malaysia senang merayakan kekayaan keragaman bangsa kami yang indah! Jadi tidak mengherankan jika di pantai Malaysia Timur, Harvest Festival (masing-masing dikenal sebagai Kaamatan dan Gawai hingga Sabahans dan Sarawakians) adalah salah satu acara paling dirayakan tahun ini. Buatlah kagum dengan 5 alasan menarik ini mengapa Kaamatan / Gawai menjadi perayaan tahunan yang paling banyak terjadi di Malaysia Timur:

1. Tradisi Budaya yang Menarik

Di Sabah, Kaamatan adalah istilah Kadazan-Dusun untuk "panen" dan dirayakan sepanjang bulan Mei. Perayaan ini bermula dari legenda dimana Kinoingan, seorang Dewa, mengorbankan putrinya, Huminodun, di atas sawah untuk menyelamatkan rakyatnya dari bencana kelaparan. Berbagai kegiatan budaya terjadi sepanjang musim, tetapi tradisi yang paling menarik adalah kontes kecantikan Unduk Ngadau di mana seorang gadis dimahkotai sebagai ratu untuk mengenang semangat Huminodun!

Sementara di Sarawak, Gawai Dayak dulunya lebih merupakan perayaan keagamaan bagi suku Dayak. Suku tersebut akan berterima kasih kepada dewa mereka yang dikenal sebagai "Petara" setelah setiap panen dan sebelum memulai penanaman padi untuk musim berikutnya. Hari ini, festival Gawai adalah salah satu perayaan persatuan, aspirasi, dan harapan dari berbagai suku seperti Iban, Bidayuh, Kenyah, Kelabit, dan Murut.

2. Tarian dinyalakan!

Percayalah, ketika orang Malaysia Timur mulai menari, pestanya baru saja dimulai. Di Sabah, Sumazau adalah tarian rakyat tradisional yang wajib dilakukan di Kadazan Dusun. Tarian ini terinspirasi dari pola terbang elang yang disaksikan oleh para petani di ladang saat musim panen.

Sementara itu, Magunatip, juga dikenal sebagai Tarian Bambu, menjadi semakin cepat seiring berjalannya tarian, membuat penonton dan penari kehabisan napas! Kami menantang Anda untuk mencobanya!

Di Sarawak, tarian tradisional Ngajat dilakukan selama perayaan Gawai. Penari pria mengenakan bulu besar sebagai bagian dari tutup kepala mereka, memegang hiasan dan perisai panjang di tangan mereka dengan rantai, manik-manik, dan cawat yang disebut 'cawat'. Para penari wanita memiliki hiasan kepala yang rumit, rantai, manik-manik dan 'gaun' yang sampai ke bawah lutut dengan tenunan yang rumit. Ini adalah tarian yang elegan untuk dilihat, bahkan sebagai penonton!

Peringkat dan Ulasan

Skor: 5.0/5 · Less than 100 suara

(*) diperlukan

Versi lama

Kaamatan & Gawai Festival 4.0 APK untuk Windows (#4000006, 23.6 MB)